PANDEMI virus korona atau Covid-19 telah melanda banyak negara termasuk Indonesia. Jumlah kasus positif Covid-19 dan korban meninggal akibat Covid-19 masih terus bertambah termasuk para tenaga medis.

Para tenaga medis yang menjadi korban salah disebabkan masih terbatasnya alat pelindung diri (APD). Untuk mendukung para tenaga medis sebagai kelompok garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19, sejumlah pihak telah turut memberi bantuan.

Untuk memberi dukungan kepada para tenaga medis yang menangani pasien Covid-19, Dompet Kemanusiaan Media Group menyalurkan donasi Rp1 miliar yang diterima dari Yayasan Permata. Donasi tersebut akan digunakan untuk membeli APD bagi tenaga medis yang menangani virus korona (Covid-19).

“Kami menyalurkan semua kebutuhan baik berupa masker, APD, dan barang-barang keperluan rumah sakit lainnya,” kata perwakilan Dompet Kemanusiaan Media Group Andy F Noya di Gedung Metro TV, Jakarta Barat, Kamis (9/4).

Andy memerinci bantuan tersebut terdiri dari 330 kacamata pelindung, 500 pelindung wajah, dan 330 pasang sepatu bot. Selain itu, bantuan lain berupa 2.000 ribu pelindung kepala, 5.000 rompi plastik, serta 5.000 masker operasi dan 5.000 hazmat.Jurnalis senior Media Group itu juga mengatakan bantuan itu bakal disalurkan melalui Helptohelp yakni lembaga nonprofit itu terdiri dari sejumlah dokter di Indonesia yang tergerak membantu tenaga medis.

Public Relation Health Helptohelp, Raymond Santoso, mengapresiasi bantuan Dompet Kemanusiaan Media Group. Bantuan itu bakal didistribusikan ke sejumlah rumah sakit di luar Pulau Jawa.

Raymond memahami bahwa jumlah kasus Covid-19 di wilayah Jabodetabek lebih tinggi jika dibanding dengan daerah lain. Namun, dia tak mau kecolongan lonjakan kasus di luar Pulau Jawa. “Kita distribusikan agar angkanya tidak meloncat tinggi di luar Pulau Jawa,” ujar Raymond.

Helptohelp juga menyediakan situs bagi rumah sakit yang membutuhkan APD. Setelah mengisi data, pihak Helptophelp akan memverifikasi ke lapangan. “Apakah jumlah dokter sesuai, orang sekali jaga sesuai, kalau cocok, kita distribusikan,” tutur Raymond.

Raymond juga mengungkapkan alasannya mau menerima bantuan dari Media Group. Menurut dia, masker dan APD yang disalurkan Media Group memenuhi standar medis. “Kita tidak mau menyumbang APD kalau tidak memenuhi standar medis,” tegasnya. (RO/OL-09).

sumber MI, Medcom, Lampos