Jakarta: Indonesia menjadi salah satu negara yang sering mengalami bencana. Untuk meresponsnya, Yayasan Media Group mengadakan pelatihan tanggap bencana sebagai bentuk persiapan menghadapi bencana alam.

“Pelatihan tanggap bencana sebagai pembekalan bagi kita yang selama ini aktif di tempat bencana ataupun yang baru mau belajar,” ujar Ketua Yayasan Media Group Ali Sadikin di Kantor Media Group, Jakarta Barat, Selasa, 18 Desember 2018.

Pelatihan diikuti 40 peserta dari berbagai profesi yang ada di Media Group, seperti reporter dan relawan bencana di Aceh dan Lombok. Kemudian, tim dari Media IndonesiaMetro TVMedcom.idmedcom.idLampung Post, hingga tim yang selama ini terjun di lokasi bencana.

“Guru-guru dari Aceh juga kita datangkan untuk menyamakan persepsi. Jadi, pascabencana, kita membangun sekolah dan infrastruktur lain. Mereka ikut membangun dan menjalankan kegiatan kebencanaan yang dikelola Media Grup,” kata Ali.

Dalam pelatihan dipaparkan soal bantuan hidup dasar (nontrauma). Meliputi, pemahaman terkait serangan jantung, cara melakukan resusitasi (pertolongan pertama) jantung paru, penggunaan automatic external defibrillator (AED), cara menolong korban tersedak, hingga cara menghentikan pendarahan dan mengobati luka bakar.

Pelatih berkompeten dihadirkan untuk memberikan wawasan terkait penanganan bencana. “Bagaimana melaksanakan tugas di tempat bencana dan bagaimana selanjutnya menyelesaikan tugas pascabencana,” kata dia.

via

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *